READING, LISTENING, WATCHING AND WRITING
REINA NATAMIHARDJA

DPR: Tak Tepat Kemenaker Larang Ustaz Asing Mengajar di Indonesia

Mengenal Awan Cumulonimbus

Ketika Bankir Pegang "Setrum" PLN

"Saya nggak takut. Niat saya baik karena pemerintah sudah percayakan".

Belajar Liputan Media dari Australia

Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Tuesday, 30 December 2014

AirAsia Ditemukan

TNI AU Siagakan CN295 hingga Hercules Evakuasi Korban AirAsia QZ8501

Jakarta - TNI AU menyatakan siap untuk menyiagakan beberapa armada untuk melakukan pencarian korban AirAsia QZ8501. Sejumlah pesawat dan helikopter akan disiagakan untuk membantu evakuasi.

Saat ini TNI AU telah menyiapkan 1 unit pesawat CN 295, 2 unit helikopter, 1 unit Boeing 737 dan 2 Hercules. Semuanya akan disiagakan di beberapa titik.

"CN 295, helikopter dan Boeing 737 akan standby di Pangkalan Bun. Sementara 2 unit Hercules akan disiagakan dulu di Halim Perdanakusuma," ujar Danlanud Marsda TNI A Dwi Putranto saat ditemui di Base Operations Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (30/12/2014).

Dwi mengatakan bahwa semua dilakukan atas perintah Panglima TNI yang menginginkan pasukan lengkap untuk melakukan evakuasi korban.

"Itu semua adalah perintah dari Panglima TNI untuk operasi SAR. Saya sebagai panglima di bawahnya siap untuk lanjutkan operasi," tutup dia.

Sumber : detik.com

Sunday, 28 December 2014

Ini Data Lengkap Pesawat AirAsia yang Hilang Kontak

Jakarta - Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura hilang kontak setelah 8 menit lepas landas. Berikut data lengkap pesawat itu.

Data ini didapatkan dari Corporate Secretary Angkasa Pura I, Farid Indra Nugraha, Minggu (28/12/2014).

Rute: Surabaya-Singapura
Nomor penerbangan: QZ 8501
Jadwal : 05.20 LT (Local Time)
Jadwal Tiba: 08.30 LT
Nomor registrasi: PK AXC

Jam boarding: 04.40 LT (Local Time)

D/C : 05.25 LT
Off Chock : 05.27 LT
Take Off : 05.35 LT
Eta Sin : 00:35
Komposisi Crew QZ 8501

Captain : IRIYANTO

FO : REMI EMMANUEL PLESEL

SFA : WANTI SETIAWATI
FA : KHAIRUNISA HAIDAR FAUZI
FA : OSCAR DESANO
FA : WISMOYO ARI PRAMBUDI
ENG : SAIFUL RAKHMAD

POB (Person on Board) : 138 dewasa/ 16 anak-anak / 01 bayi
BGE(Baggage/bagasi) :106 Collies / 1305 Kg

CGO (Cargo) : NIL (nihil)

Sumber :  news.detik.com

Saturday, 22 November 2014

Ritual Seks di Tempat Pesugihan Gunung Kemukus Hebohkan Dunia


PRIBUMINEWS – Kerja jurnalistik wartawan televisi dari Australia, Patrick Abboud, tentang ritual perzinaan untuk mendapatkan kekayaan di Gunung Kemukus, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menghebohkan dunia. Hasil jurnalistik investitgatif Abboud itu ditayangkan pada acara “SBS Dateline” di stasiun televisi SBS One, Senin (17/11) pukul 21.30 waktu setempat.
Pada karya jurnalistik itu, Patrick Abboud menyebut Gunung Kemukus sebagai Gunung Seks. Di gunung itu, para peziarah melakukan hubungan seks dengan orang asing sebagai bagian dari persyaratan untuk mendapatkan kekayaan lewat bantuan hal-hal gaib atau magis.
Patrick Abboud mengungkapkan, setiap 35 hari sekali, para peziarah harus melakukan hubungan seks sebanyak tujuh kali berturut-turut dalam ritualnya. “Ini cerita yang cukup aneh. Beberapa tahun yang lalu, saya membaca sebuah artikel tentang hal itu dan melihat ke dalamnya, butuh beberapa saat untuk sampai ke sana,” ujar Abboud..
Pada malam-malam puncak, katanya seperti diberitakan Daily Mail, bahkan ada delapan ribu orang yang datang ke gunung itu. Abboud mengaku baru dapat memahami aktivitas di Gunung Seks setelah beberapa pekan berada di sana.
Ia mendapat informasi, kegiatan di Gunung Kemukus adalah ritual kuno sejak abad ke-16 dan merupakan pertemuan rutin bagi orang-orang yang percaya dengan ritual berhubungan seks di tempat itu. Bagi mereka, hal ini dianggap dapat membawa keberuntungan.
Orang-orang yang terlibat dalam ritual seks itu berasal dari berbagai latar belakang, dari pria yang sudah menikah, ibu rumah tangga, pejabat pemerintahan, hingga pekerja seks komersial (PSK). Bagi negara dengan mayoritas Islam seperti Indonesia, Abbound menganggap adanya ritual tersebut sangat aneh.
Konon, kata Abboud, pada abad ke-16 ada pangeran muda di sebuah kerajaan di Indonesia yang berselingkuh dengan ibu tirinya. Mereka pun lari ke Gunung Kemukus dan tetap melakukan hubungan seksual hingga tertangkap, dibunuh dan dikubur sana.
“Ada tempat yang dianggap suci di bekas persembunyian pangeran dan ibu tirinya itu, dipercaya jika melakukan ritual tersebut akan membawa keberuntungan. Kebanyakan yang melakukannya petani miskin yang ingin maju dalam hidup,” kata Patrick Abboud.
Ritual itu pun menjadi populer dan bahkan menjadi obyek wisata bagi penduduk setempat dengan didukung orang-orang pemerintah daerahnya. Satu-satunya masalah, Patrick Abboud menilai, terlalu banyak pria dibandingkan perempuan yang datang ke sana dan pada akhirnya menjadi wilayah utama bagi PSK.
Untuk pencegahan terhadap penyakit seksual, di sana pun kemudian dibangun klinik kesehatan. Abboud sempat berbicara dengan dokter dan mengatakan PSK di tempat tersebut memiliki penyakit seks menular, sedangkan pria di sana tidak memakai kondom saat berhubungan seks. “Sehingga HIV ada di atas,” tuturnya.
Ia juga berhasil mengikuti beberapa peziarah ke Gunung Kemukus dan berbincang tentang pengalaman mereka. Sebagian ada yang datang menggunakan sepeda motor dan juga kapal dari berbagai daerah di Indonesia.
Mardiyah misalnya, seorang janda yang selama dua tahun berjuang secara finansial untuk hidupnya. Mardiya mengaku tinggal di sebuah kota kecil di Jawa dan baru saja menyelesaikan misinya untuk berhubungan seksual selama tujuh kali selama berada di Gunung Kemukus sambil mencari uang dari ritual tersebut.
Lalu ada Gepeng, yang bersama teman-temannya datang ke Gunung Kemukus hanya untuk bersenang-senang. Gepeng mengakui kedatangannya untuk melakukan ritual seks, namun ia tidak menjelaskan dengan detail karena khawatir isterinya mengetahui hal ini.
“Kalian tidak akan menemukan ritual seperti ini di bagian dunia muslim lainnya dan juga di Indonesia,” kata Abboud.
Karya jurnalistik Patrick Abboud itu sejak beberapa waktu lalu telah diunggah ke YouTube, dengan judul “Sex Mountain”. Video tersebut berdurasi 14 menit 9 detik dan telah dilihat ribuan orang.
Abboud juga menggambarkan maraknya warung-warung serta tempat yang menyediakan pekerja seks serta obat dan ramuan pembangkit libido atau afrodisiak. Ia mewawancarai salah satu pemilik tempat karaoke dan prostitusi, Yuli.
“Alhamdulillah lancar. Saya Islam, tapi tuhan saja kasih kesempatan melakukan ibarat dosa dan kesalahan seburuk apa pun bisa dibenahi,” kata Yuli dalam wawancara itu.
Abboud juga mencoba masuk ke dalam bilik-bilik kamar untuk melakukan hubungan seksual di rumah-rumah penduduk di Gunung Kemukus. Di salah satu kamar, ia mewawancarai salah satu PSK yang disamarkan wajahnya. Perempuan tersebut mengatakan, dirinya sudah melayani sekitar tujuh orang pada hari itu. Ia mengaku memiliki tanggungan keluarga sehingga membutuhkan uang.
Ketika Abboud bertanya, apakah para lelaki memakai kondom saat berhubungan seksual dengannya, perempuan itu membantah. “Tidak. Ya, takut sih,” katanya.
Menurut Dokter Yusinarto yang bekerja di klinik yang ada di Gunung Kemukus, para PSK di sana sudah banyak yang tertular HIV. “Pekerja-pekerja di sini sebagian besar sudah terinfeksi HIV. Sudah mulai banyak ditemukan juga,” kata Yusinarto kepada Abboud.
Terkait hal itu, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan akan segera melakukan pemeriksaan terkait ritual seks terselubung yang berlangsung di Gunung Kemukus..
Ganjar mengatakan, pihaknya telah sering mendapatkan pengaduan dan masukan perihal aktivitas tersebut. “Akan segera saya cek, sudah banyak yang memberi masukan soal itu” ujar Ganjar kepada ROL, Rabu (19/11). (Pur)

Sumber  : Pribuminews.Com